Tentang mu...
Aku melihat cinta itu. ku akui hatiku terluka, ketika melihatnya bersama banyak wanita. namun. di sisi lain aku senang, karena itu bukti bahwa di hatinya cuma ada satu nama yaitu namaku.
pernah aku membencinya, sampai aku membanting pintu. hanya karena kesalahan kata. mengirim sebuah pesan bernada perhatian kepada seorang wanita. yah. itulah cintaku penuh dengan amarah, rasa cemburu, dan egois.
dengan beriringnya waktu, aku semakin mengerti akan dirimu. sosok yang keras, namun berhati lembut. memperhatikan ku dengan mengajariku menjadi yang sempurna, beradab dan berakhlak. menjadi seorang bidadari surga yang dirindukan oleh setiap kaum hawa.
cintaku menari bersamamu, impianku menjadi terang karena hadirmu. kau bagai lentera disaat gelap. menerangi hatiku, menyejukkan jiwaku. telah ku kisahkan padamu tentang siapa diriku. dan kini aku lebih mengenalmu. jika kau sakit, aku pun sakit. suatu kalimat yang sedikit lebay. namun, pada kenyataannya itulah yang mampu dirasa.